Dosen BSA Lolos Nominee Penelitian Hibah Diktis

Posted by on Jul 19, 2017 | 0 comments

suasana seminar bantuan penelitian Diktis

Perguruan tinggi mempunyai tiga kewajiban yang harus dilakukan yakni, pengajaran, penelitian, dan pengabdian. Ketiga hal ini merupakan tugas pokok untuk civitas akademika. Dalam istilah lain tiga istilah ini disebut dengan tridharma perguruan tinggi. Oleh sebab itu menjadi seorang dosen profesional selain mengajar masih mempunyai kewajiban meneliti dan mengabdi. Menurut salah seorang panitia penelitian hibah diktis bernama Amang mengatakan “kualitasa penelitian diperguruan tinggi dalam keadaan menghawatirkan, karena masih sedikit sekali dosen yang melakukan penelitian.” Dari masalah ini maka pemerintah melalui Kemenag Diktis memberikan ransangan berupa memberikan insentif berupa uang untuk membiayai penelitian.

Kegiatan penelitian dana hibah ini, melalui beberapa prosedur diantaranya dimulai dengan submit prosposal penelitian berupa Concept Note setelah itu dari 170 proposal akan disaring menjadi 140 peserta dilanjutkan dengan presentasi proposal penitian setelah Diktis melalui reviewer menyatakan bahwa penelitian ini dianggap baik dan baru dinyatakan lolos barulah dana penelitian dapat dicairkan.

“Kami merasa bersyukur dan bangga ada dari dosen kami yang dapat lolos dalam kualifikasi nominator penelitian dana hibah diktis, karena tidak semua dapat kesempatan seperti ini” ucap Nurul Musyafaah kepala prodi Bahasa dan Sastra Arab IAI Sunan Giri Bojonegoro.

Salah seorang nominator dari dosen BSA yang lolos penelitian dana hibah menyatakan: “ini merupakan tanggung jawab yang besar karena dengan lolos nya kami menjadi nominee penelitian ini merupakan kebanggaan sekaligus penuh tanggung jawab”.

468 ad

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *