Penutupan KKN IAI Sunan Giri Bojonegoro

Ngraho – Setelah selama satu bulan mahasiswa IAI Sunan  Giri Bojonegoro melaksanakan kuliah kerja nyata KKN tibalah waktu untuk berpisah. Acara perpisahan KKN ini dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Ngraho. Acara perpisahan ini dihadiri oleh Pak Camat Ngraho beserta jajarannya, seluruh peserta KKN, pimpinan, Dosen Pembimbing Lapangan Institut Agama Islam Sunan Giri Bojonegoro.

Penyerahan cinderamata oleh Rektor IAI Sunan Giri Bojonegoro kepada Camat Ngraho

Dalam sambutannya Saipurrohim selaku Camat Ngraho menuturkan bahwa selama satu bulan ini kecamatan Ngraho mengalami lompatan yang luar biasa. “Baru saja tiga hari yang lalu kami bersama Dinas Parawisata meresmikan Kawasan wisata Kracakan di Desa Payaman. Ini merupakan lompatan yang luar biasa bagi kecamatan Ngraho,” tutur Camat dalam sambutannya. “Seharusnya hari ini saya ada pertemuan di Surabaya dengan pemerintah Provinsi, tetapi saya tidak ikuti karena saya lebih memberatkan pertemuan ini. Dan pada hari ini persaan kami rasanya campur,” lanjutnya.

Ada dua penyebab yang menjadikan pria berkumis ini mempunyai persaan bercampur yakni karena waktu dan manfaat yang bisa dirasakan oleh warga masyarakat Ngraho. “Dua hal yang menjadikan persaan saya campur, pertama karena waktu satu bulan ini terasa lebih cepat. Dan kedua ketika mas-mas dan mbak-mbak KKN disini kami merasakan manfaat dari KKN ini,” Ujar Saipurrohim. Dan dalam menutup sambutannya orang nomer satu di Ngraho ini menyatakan terimakasih karena dengan adanya KKN di Kecamatan Ngraho menjadikan kecamatan ini mengalami kemuajuan selain itu beliau juga mengucapkan permohonan maaf jika dalam pergaulan baik ucapan maupun tindakan ada yang kurang berkenan.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>