KOPERTAIS IV PILIH JURNAL AN NAS UNTUK IKUTI WORKSHOP

Surabaya – Publikasi ilmiah merupakan dalam sebuah penelitian karena melalui publikasi ilmiah sebuah penelitian mampu dinikmati oleh khalayak. Era publikasi ilmiah telah perkembangan yang sangat cepat jika dulu publikasi melalui jurnal cetak sekarang adalah era jurnal online. “Iklim jurnal telah berubah jika dua tahun lalu eranya indexing DOAJ, satu tahun belakangan eranya indeing SINTA, dan pada saat ini adalah eranya internasional index” ujar Hasib.

Betapa pentingnya sebuah indexing dalam sebuah jurnal online untuk meningkatkan kualitas jurnal. Maka Kopertais Wilayah IV Surabaya mengumpulkan pengelola jurnal dari beberapa institut dibawah naungan Kopertais IV untuk mengikuti workshop. “Yang berkumpul disini semuanya adalah pengelola jurnal dibawah naungan Kopertais IV Surabaya” tutur Fauzi saat memberikan sambutan.

“Anda semua yang berkumpul disini adalah orang-orang pilihan karena kami hanya memilih 50 peserta saja, dan kami memilih pengelola yang benar-benar telah mengelola jurnal dengan baik”, lanjut Hasib saat memberikan sambutan. Dari total 150 jurnal jurnal, Kopertais hanya memilih 50 jurnal. Pertimbangan dalam pemilihan jurnal ini adalah jurnal yang sudah memenuhi syarat untuk melakukan publikasi, selain itu jurnal sudah memiliki beberapa indexing. 

“Diharapkan setelah melalui workshop ini seluruh jurnal di wilayah Kopertais IV mampu terakreditasi SINTA, dan bagi yang sudah terakreditasi segera bisa naik” pungkas Arif Mansuri. Dalam acara ini Kopertais IV mengharapkan seluruh pengelola jurnal terus melakukan upgrade dan perbaikan terhadap jurnal yang mereka ampu. 

Dr. Arif Mansuri Kopertais IV (sebelah kanan) bersama Dr. Lukman dari RISTEKDIKTI (sebalah kiri)

Sesi foto bersama pengelola jurnal dibawah naungan Kopertais Wilayah IV Surabaya

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>